Hari
ini menjadi peristiwa yang menyadarkanku bahwa mencintai sahabat tidak meski
harus lebih dari segalanya karena akan menimbulkan luka diakhir cerita
persahabatan kita. Kisah ini berawal dari kertas putih yang masih belum berarti
dan sudah siap untuk menuliskan cerita baik itu suka maupun duka. Bertemu
dengan orang baru yang kita kenal didunia kita, mengetahui tentang segala hal
tentangnya tetapi tidak mengenal dan akrab dengannya. Awal bersama sangatlah
indah berkenalan dan mengetahui dunia mereka. Sangat lucu, ramah, dan sangat
sayang untuk melewatkan waktu bersamanya. Hari- hari menjadi lebih berarti dan
tak ingin berlalu dengan sia-sia. Semangat belajar mejadi lebih tinggi, tak ada
persaingan yang begitu berarti di ingatan kami, kecuali kebersamaan dan
solidaritas.
Kekompakan 20 orang mengalahkan 20.000 orang. Kejenuhan
yang dirasakan jatuh berguguran seperti air terjun karena charisma dari sahabat
itu sanagatlah cantik dan membuat penikmatnya akan jatuh cinta dan merasa
ketergantungan. Tak ada perebedaan diantara kita semua sama, satu derita, satu
cerita, satu canda dan satu untuk semua. Jika kita sudah terjebak di dalamnya
rasanya tak ingin keluar darinya dan ingin selalu bersama. Tapi dibalik sebuah
perjalanan hidup tak akan ada yang sempurna, karena di dalam cinta yang kita
rajut masih ada benang yang putus yang sudah sulit untuk disambung lagi. Salah
satu darinya itu tak mampu bertahan menjalani kebersamaan dengan waktu yang
lama. Bukan karena tak mampu mengikuti rutinitas kami tapi beda paham sudah
mulai timbul dan menodai kebersamaan meski pengaruhnya hanyalah 1%. seiring
berjalannnya waktu dan karena telah mengetahui satu sama lain maka kebersamaan
mulai luntur oleh waktu. Semua sibuk dengan aktivitas masing-masing,
meninggalkan secerca harapan yang dirajut bersama. Tak ada niat untuk berpisah
tapi keadaan yang harus memisahkan. Keegoisan telah menghapuskan kenangan
indah. Bak setitik tinta yang telah menodai 1 liter air bersih yang jernih dan
harum.
ditulis pada Rabu 4 Februari 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar