Krisis
suriah, demokratisasi/ imperialisme
Skenario Dibalik Konflik Suriah
Nomor Peserta 574 Pos 1
Suriah
merupakan salah satu Negara yang mendapat perhatian dari dunia karena konflik
sipil yang terjadi hampir bertahun-tahun. Adanya campur tangan dari Negara lain
membuat konflik ini tak kunjung selesai. Awal dari permasalahan ini yaitu
adanya demonstrasi yang dilakukan oleh warga suriah terhadap pemerintahan
Bashar Al-Assad. Dikutip dari sebuah
artikel pada pemerintahan Bashar Al-Assad tidaklah memiliki ketergantungan
ekonomi pada asing, meskipun telah mampu mengubah haluannya drai sentralistik
menjadi perekonomian terbuka.yang lebih menariknya dalam sistem ekonomi suriah
terbuka pada masa kini, pemerintah tetap memberikan perioritas pada investor
swasta domestika dibandingkan dengan modal asing. Hal ini yang membuat Suriah
mampu membayar hutang luar negerinya dapat terhapus. Yang menjadi permasalahn
pada konflik suriah ini yaitu adanya dua kelompok yang berbeda paham yaitu
kelompok oposisi yang didukung oleh Negara Uni Eropa dan Amerika Serikat serta
kelompok pemerintah yang didukung oleh Rusia serta Iran. Dari kelompok oposisi
berniat untuk menurunkan pemerintahan Bashar Al-Assad. Dari kedua pernyataan
ini saya lebih stuju dengan pemerintahan Bashar Al-Assad karena dengan sistem
pemerintahan yang dijalankan mampu membuat negaranya berkembang, memperbaiki
ekonomi rakyatnya. Meski banyak yang beranggapan jika campur tangan dari kedua
Negara adidaya yaitu Amerika dan Rusia yaitu bertujuan untuk mendamaikan Suriah
dengan rakyatnya tapi tidak adakah maksud lain dari Negara yang menjadi
pemimpin pada perang dunia II ini. Suriah mampu memproduksi 400.000 barrel
minyak bumi bukankah ini membuat Negara lain merasa dengki dengan sumber daya
alam yang dimiliki oleh Suriah sehingga berinisiatif untuk memanfaatkan Suriah
dengan memberikan permasalahan bagi Suriah. Selain itu pertumbuhan ekonomi
suriah tanpa menyertakan modal asing khususnya Amerika Serikat, dalam jumlah
yang signifikan itu mengundang respon pihak Barat. Amerika pun memberikan
tuduhan kepada Suriah yaitu adanya keterlibatan Suriah dalam pembunuhan mantan
Perdana Menteri Lebanon Hariri di awal 2005 merupakan bukti kuat jika Amerika
Serikat mempunyai unsur dengki kepada Suriah yang mana mampu menghapus dan
memotong hutang luar negeri Suriah pada Negara-negara Eropa Timur yang muncul
sejak era awal berkuasanya partai Baath melalui program penjadwalan kembali
pembayaran hutang Suriah yang dimulai pada tahun 2004.
Lain
halnya dengan pandangan FGD lainnya yaitu ada yang membela kelompok oposisi dan
ada pula yang membela kelompok pemerintah. Beberapa pendapat dari yang membela
kelompok oposisi dan yang membela kelompok pemerintahan antara lain:
·
500, saya tidak setuju dengan perang
yang terjadi di Suriah karena Negara-negara Eropa serta Rusia hanya ingin
mencampuri tangani atau menghancurkan Suriah. Dengan adanya bantuan dari
Amerika Serikat hanya menjadi kambing hitam serta membuat kekacauan di Suriah
jelas-jelas Suriah adalah Negara Islam dan Amerika adalah Negara minoritas
Islam.
·
338, saya setuju dengan tindakan yang
diambil oleh Amerika yaitu ingin memperbaiki atau mendamaikan Suriah.
Imperialisme disini yaitu dimana Negara besar berhak memegang Negara tertentu.
Maka dari itu Amerika turut campur tangan dengan permasalah di Suriah. Amerika
menentang ideology dari Suriah bukan karena dia dengki dengan sumber daya alam
yang dimiliki tapi terdapat gerakan ISIS yang ingin di musnahkan. Mengingat
kondisi Suriah sekarang ini sangat mengkhawatirkan jadi sangat membutuhkan
bantuan dari Negara lain.
·
122, konflik di Suriah ini sudah lama
bergejolak di permasalahn ini ada pihak oposisi dan pihak pemerintah. Adanya
penjajahan dari imperialisme dimana Negara lain ingin mencari keuntungan dari
pergolakan ini. Perang ini diawali dengan perang saudara dengan 3 target dari kelompok oposisi yaitu
ingin menghancurkan Suriah, ingin menjatuhkan islam di mata dunia, ingin
menghapuskan islam di Negara-negara Eropa.
·
674, saya lebih setuju dengan pemerintah
karena dipemerintahan Bashar Al-Assad mampu meningkatkan perekonomian
masyarakat dengan investasilokal yang lebih didahulukan, dank arena piha
Amerika Serikat tidak ingin dikalah dengan adanya kerja sama yang dimilki oleh
Suriah dan Rusia.
·
119, saya setuju dengan pihak oposisi
untuk menurunkan pihak pemerintahan karena ini akan membawa suriah kearah yang
lebih baik. Hanya saja yang tidak saya sepakati yaitu adanya campur tangan dari
Negara lain.
·
592, pada permaslahan ini pemerinth didukung oleh
pihak Rusia dan adanya pihak syia sehingga saya tidak setuju dengan pihak
pemrintah. Karena pada pihak oposisi yaitu kelompok anti pemerintah ingin
menjadikan Suriah menjadi lebih baik.
Dari
permasalahan ini solusi yang tepat yaitu Suriah sebaiknya menyelesaikan
permasalahan internalnya tanpa memperdulikan dari Negara lain yang berniat
ingin membantu menyelesaikan permasalahnnya.
Suriah juga harus bisa bersikap tegas menentang atau menolak campur
tangan Negara lain. Kesimpulan yang bisa kita ambil yaitu selesaikan masalah
ini dengan tidak melibatkan gencatan senjata karena bercermin pada korban yang
telah banyak gugur. Pihak yang berhak untuk mendamaikan Negara yang sedang
konflik yaitu PBB karena kita ketahui salah satu dari tugas PBB yaitu menjaga
perdamaian dunia, maka dari itu Negara-negara lain tidak berhak untuk campur
tangan apalagi bagi Negara yang memiliki latar belakang konflik sejak awal.
Sumber Referensi
Darmayana Hiski. 13 Juli 2013. Konflik Suriah dan Skenaario Imperalis Barat (Online), (http://www.berdikarionline.com/konflik-suriah-dan-intervensi-imperialis-barat/ , diakses 22 maret 2016)
Krisis
suriah, demokratisasi/ imperialisme
Skenario Dibalik Konflik Suriah
Nomor Peserta 574 Pos 1
Suriah
merupakan salah satu Negara yang mendapat perhatian dari dunia karena konflik
sipil yang terjadi hampir bertahun-tahun. Adanya campur tangan dari Negara lain
membuat konflik ini tak kunjung selesai. Awal dari permasalahan ini yaitu
adanya demonstrasi yang dilakukan oleh warga suriah terhadap pemerintahan
Bashar Al-Assad. Dikutip dari sebuah
artikel pada pemerintahan Bashar Al-Assad tidaklah memiliki ketergantungan
ekonomi pada asing, meskipun telah mampu mengubah haluannya drai sentralistik
menjadi perekonomian terbuka.yang lebih menariknya dalam sistem ekonomi suriah
terbuka pada masa kini, pemerintah tetap memberikan perioritas pada investor
swasta domestika dibandingkan dengan modal asing. Hal ini yang membuat Suriah
mampu membayar hutang luar negerinya dapat terhapus. Yang menjadi permasalahn
pada konflik suriah ini yaitu adanya dua kelompok yang berbeda paham yaitu
kelompok oposisi yang didukung oleh Negara Uni Eropa dan Amerika Serikat serta
kelompok pemerintah yang didukung oleh Rusia serta Iran. Dari kelompok oposisi
berniat untuk menurunkan pemerintahan Bashar Al-Assad. Dari kedua pernyataan
ini saya lebih stuju dengan pemerintahan Bashar Al-Assad karena dengan sistem
pemerintahan yang dijalankan mampu membuat negaranya berkembang, memperbaiki
ekonomi rakyatnya. Meski banyak yang beranggapan jika campur tangan dari kedua
Negara adidaya yaitu Amerika dan Rusia yaitu bertujuan untuk mendamaikan Suriah
dengan rakyatnya tapi tidak adakah maksud lain dari Negara yang menjadi
pemimpin pada perang dunia II ini. Suriah mampu memproduksi 400.000 barrel
minyak bumi bukankah ini membuat Negara lain merasa dengki dengan sumber daya
alam yang dimiliki oleh Suriah sehingga berinisiatif untuk memanfaatkan Suriah
dengan memberikan permasalahan bagi Suriah. Selain itu pertumbuhan ekonomi
suriah tanpa menyertakan modal asing khususnya Amerika Serikat, dalam jumlah
yang signifikan itu mengundang respon pihak Barat. Amerika pun memberikan
tuduhan kepada Suriah yaitu adanya keterlibatan Suriah dalam pembunuhan mantan
Perdana Menteri Lebanon Hariri di awal 2005 merupakan bukti kuat jika Amerika
Serikat mempunyai unsur dengki kepada Suriah yang mana mampu menghapus dan
memotong hutang luar negeri Suriah pada Negara-negara Eropa Timur yang muncul
sejak era awal berkuasanya partai Baath melalui program penjadwalan kembali
pembayaran hutang Suriah yang dimulai pada tahun 2004.
Lain
halnya dengan pandangan FGD lainnya yaitu ada yang membela kelompok oposisi dan
ada pula yang membela kelompok pemerintah. Beberapa pendapat dari yang membela
kelompok oposisi dan yang membela kelompok pemerintahan antara lain:
·
500, saya tidak setuju dengan perang
yang terjadi di Suriah karena Negara-negara Eropa serta Rusia hanya ingin
mencampuri tangani atau menghancurkan Suriah. Dengan adanya bantuan dari
Amerika Serikat hanya menjadi kambing hitam serta membuat kekacauan di Suriah
jelas-jelas Suriah adalah Negara Islam dan Amerika adalah Negara minoritas
Islam.
·
338, saya setuju dengan tindakan yang
diambil oleh Amerika yaitu ingin memperbaiki atau mendamaikan Suriah.
Imperialisme disini yaitu dimana Negara besar berhak memegang Negara tertentu.
Maka dari itu Amerika turut campur tangan dengan permasalah di Suriah. Amerika
menentang ideology dari Suriah bukan karena dia dengki dengan sumber daya alam
yang dimiliki tapi terdapat gerakan ISIS yang ingin di musnahkan. Mengingat
kondisi Suriah sekarang ini sangat mengkhawatirkan jadi sangat membutuhkan
bantuan dari Negara lain.
·
122, konflik di Suriah ini sudah lama
bergejolak di permasalahn ini ada pihak oposisi dan pihak pemerintah. Adanya
penjajahan dari imperialisme dimana Negara lain ingin mencari keuntungan dari
pergolakan ini. Perang ini diawali dengan perang saudara dengan 3 target dari kelompok oposisi yaitu
ingin menghancurkan Suriah, ingin menjatuhkan islam di mata dunia, ingin
menghapuskan islam di Negara-negara Eropa.
·
674, saya lebih setuju dengan pemerintah
karena dipemerintahan Bashar Al-Assad mampu meningkatkan perekonomian
masyarakat dengan investasilokal yang lebih didahulukan, dank arena piha
Amerika Serikat tidak ingin dikalah dengan adanya kerja sama yang dimilki oleh
Suriah dan Rusia.
·
119, saya setuju dengan pihak oposisi
untuk menurunkan pihak pemerintahan karena ini akan membawa suriah kearah yang
lebih baik. Hanya saja yang tidak saya sepakati yaitu adanya campur tangan dari
Negara lain.
·
592, pada permaslahan ini pemerinth didukung oleh
pihak Rusia dan adanya pihak syia sehingga saya tidak setuju dengan pihak
pemrintah. Karena pada pihak oposisi yaitu kelompok anti pemerintah ingin
menjadikan Suriah menjadi lebih baik.
Dari
permasalahan ini solusi yang tepat yaitu Suriah sebaiknya menyelesaikan
permasalahan internalnya tanpa memperdulikan dari Negara lain yang berniat
ingin membantu menyelesaikan permasalahnnya.
Suriah juga harus bisa bersikap tegas menentang atau menolak campur
tangan Negara lain. Kesimpulan yang bisa kita ambil yaitu selesaikan masalah
ini dengan tidak melibatkan gencatan senjata karena bercermin pada korban yang
telah banyak gugur. Pihak yang berhak untuk mendamaikan Negara yang sedang
konflik yaitu PBB karena kita ketahui salah satu dari tugas PBB yaitu menjaga
perdamaian dunia, maka dari itu Negara-negara lain tidak berhak untuk campur
tangan apalagi bagi Negara yang memiliki latar belakang konflik sejak awal.
Sumber Referensi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar