Jumat, 25 Maret 2016

Resume FGD



Krisis suriah, demokratisasi/ imperialisme
Skenario Dibalik Konflik Suriah
Nomor Peserta 574 Pos 1

Suriah merupakan salah satu Negara yang mendapat perhatian dari dunia karena konflik sipil yang terjadi hampir bertahun-tahun. Adanya campur tangan dari Negara lain membuat konflik ini tak kunjung selesai. Awal dari permasalahan ini yaitu adanya demonstrasi yang dilakukan oleh warga suriah terhadap pemerintahan Bashar Al-Assad.  Dikutip dari sebuah artikel pada pemerintahan Bashar Al-Assad tidaklah memiliki ketergantungan ekonomi pada asing, meskipun telah mampu mengubah haluannya drai sentralistik menjadi perekonomian terbuka.yang lebih menariknya dalam sistem ekonomi suriah terbuka pada masa kini, pemerintah tetap memberikan perioritas pada investor swasta domestika dibandingkan dengan modal asing. Hal ini yang membuat Suriah mampu membayar hutang luar negerinya dapat terhapus. Yang menjadi permasalahn pada konflik suriah ini yaitu adanya dua kelompok yang berbeda paham yaitu kelompok oposisi yang didukung oleh Negara Uni Eropa dan Amerika Serikat serta kelompok pemerintah yang didukung oleh Rusia serta Iran. Dari kelompok oposisi berniat untuk menurunkan pemerintahan Bashar Al-Assad. Dari kedua pernyataan ini saya lebih stuju dengan pemerintahan Bashar Al-Assad karena dengan sistem pemerintahan yang dijalankan mampu membuat negaranya berkembang, memperbaiki ekonomi rakyatnya. Meski banyak yang beranggapan jika campur tangan dari kedua Negara adidaya yaitu Amerika dan Rusia yaitu bertujuan untuk mendamaikan Suriah dengan rakyatnya tapi tidak adakah maksud lain dari Negara yang menjadi pemimpin pada perang dunia II ini. Suriah mampu memproduksi 400.000 barrel minyak bumi bukankah ini membuat Negara lain merasa dengki dengan sumber daya alam yang dimiliki oleh Suriah sehingga berinisiatif untuk memanfaatkan Suriah dengan memberikan permasalahan bagi Suriah. Selain itu pertumbuhan ekonomi suriah tanpa menyertakan modal asing khususnya Amerika Serikat, dalam jumlah yang signifikan itu mengundang respon pihak Barat. Amerika pun memberikan tuduhan kepada Suriah yaitu adanya keterlibatan Suriah dalam pembunuhan mantan Perdana Menteri Lebanon Hariri di awal 2005 merupakan bukti kuat jika Amerika Serikat mempunyai unsur dengki kepada Suriah yang mana mampu menghapus dan memotong hutang luar negeri Suriah pada Negara-negara Eropa Timur yang muncul sejak era awal berkuasanya partai Baath melalui program penjadwalan kembali pembayaran hutang Suriah yang dimulai pada tahun 2004.
Lain halnya dengan pandangan FGD lainnya yaitu ada yang membela kelompok oposisi dan ada pula yang membela kelompok pemerintah. Beberapa pendapat dari yang membela kelompok oposisi dan yang membela kelompok pemerintahan antara lain:
·         500, saya tidak setuju dengan perang yang terjadi di Suriah karena Negara-negara Eropa serta Rusia hanya ingin mencampuri tangani atau menghancurkan Suriah. Dengan adanya bantuan dari Amerika Serikat hanya menjadi kambing hitam serta membuat kekacauan di Suriah jelas-jelas Suriah adalah Negara Islam dan Amerika adalah Negara minoritas Islam.
·         338, saya setuju dengan tindakan yang diambil oleh Amerika yaitu ingin memperbaiki atau mendamaikan Suriah. Imperialisme disini yaitu dimana Negara besar berhak memegang Negara tertentu. Maka dari itu Amerika turut campur tangan dengan permasalah di Suriah. Amerika menentang ideology dari Suriah bukan karena dia dengki dengan sumber daya alam yang dimiliki tapi terdapat gerakan ISIS yang ingin di musnahkan. Mengingat kondisi Suriah sekarang ini sangat mengkhawatirkan jadi sangat membutuhkan bantuan dari Negara lain.
·         122, konflik di Suriah ini sudah lama bergejolak di permasalahn ini ada pihak oposisi dan pihak pemerintah. Adanya penjajahan dari imperialisme dimana Negara lain ingin mencari keuntungan dari pergolakan ini. Perang ini diawali dengan perang saudara  dengan 3 target dari kelompok oposisi yaitu ingin menghancurkan Suriah, ingin menjatuhkan islam di mata dunia, ingin menghapuskan islam di Negara-negara Eropa.
·         674, saya lebih setuju dengan pemerintah karena dipemerintahan Bashar Al-Assad mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan investasilokal yang lebih didahulukan, dank arena piha Amerika Serikat tidak ingin dikalah dengan adanya kerja sama yang dimilki oleh Suriah dan Rusia.
·         119, saya setuju dengan pihak oposisi untuk menurunkan pihak pemerintahan karena ini akan membawa suriah kearah yang lebih baik. Hanya saja yang tidak saya sepakati yaitu adanya campur tangan dari Negara lain.
·         592,  pada permaslahan ini pemerinth didukung oleh pihak Rusia dan adanya pihak syia sehingga saya tidak setuju dengan pihak pemrintah. Karena pada pihak oposisi yaitu kelompok anti pemerintah ingin menjadikan Suriah menjadi lebih baik.
Dari permasalahan ini solusi yang tepat yaitu Suriah sebaiknya menyelesaikan permasalahan internalnya tanpa memperdulikan dari Negara lain yang berniat ingin membantu menyelesaikan permasalahnnya.  Suriah juga harus bisa bersikap tegas menentang atau menolak campur tangan Negara lain. Kesimpulan yang bisa kita ambil yaitu selesaikan masalah ini dengan tidak melibatkan gencatan senjata karena bercermin pada korban yang telah banyak gugur. Pihak yang berhak untuk mendamaikan Negara yang sedang konflik yaitu PBB karena kita ketahui salah satu dari tugas PBB yaitu menjaga perdamaian dunia, maka dari itu Negara-negara lain tidak berhak untuk campur tangan apalagi bagi Negara yang memiliki latar belakang konflik sejak awal.

Sumber Referensi

Darmayana Hiski. 13 Juli 2013. Konflik Suriah dan Skenaario Imperalis Barat (Online), (http://www.berdikarionline.com/konflik-suriah-dan-intervensi-imperialis-barat/ , diakses 22 maret 2016)




Krisis suriah, demokratisasi/ imperialisme
Skenario Dibalik Konflik Suriah
Nomor Peserta 574 Pos 1

Suriah merupakan salah satu Negara yang mendapat perhatian dari dunia karena konflik sipil yang terjadi hampir bertahun-tahun. Adanya campur tangan dari Negara lain membuat konflik ini tak kunjung selesai. Awal dari permasalahan ini yaitu adanya demonstrasi yang dilakukan oleh warga suriah terhadap pemerintahan Bashar Al-Assad.  Dikutip dari sebuah artikel pada pemerintahan Bashar Al-Assad tidaklah memiliki ketergantungan ekonomi pada asing, meskipun telah mampu mengubah haluannya drai sentralistik menjadi perekonomian terbuka.yang lebih menariknya dalam sistem ekonomi suriah terbuka pada masa kini, pemerintah tetap memberikan perioritas pada investor swasta domestika dibandingkan dengan modal asing. Hal ini yang membuat Suriah mampu membayar hutang luar negerinya dapat terhapus. Yang menjadi permasalahn pada konflik suriah ini yaitu adanya dua kelompok yang berbeda paham yaitu kelompok oposisi yang didukung oleh Negara Uni Eropa dan Amerika Serikat serta kelompok pemerintah yang didukung oleh Rusia serta Iran. Dari kelompok oposisi berniat untuk menurunkan pemerintahan Bashar Al-Assad. Dari kedua pernyataan ini saya lebih stuju dengan pemerintahan Bashar Al-Assad karena dengan sistem pemerintahan yang dijalankan mampu membuat negaranya berkembang, memperbaiki ekonomi rakyatnya. Meski banyak yang beranggapan jika campur tangan dari kedua Negara adidaya yaitu Amerika dan Rusia yaitu bertujuan untuk mendamaikan Suriah dengan rakyatnya tapi tidak adakah maksud lain dari Negara yang menjadi pemimpin pada perang dunia II ini. Suriah mampu memproduksi 400.000 barrel minyak bumi bukankah ini membuat Negara lain merasa dengki dengan sumber daya alam yang dimiliki oleh Suriah sehingga berinisiatif untuk memanfaatkan Suriah dengan memberikan permasalahan bagi Suriah. Selain itu pertumbuhan ekonomi suriah tanpa menyertakan modal asing khususnya Amerika Serikat, dalam jumlah yang signifikan itu mengundang respon pihak Barat. Amerika pun memberikan tuduhan kepada Suriah yaitu adanya keterlibatan Suriah dalam pembunuhan mantan Perdana Menteri Lebanon Hariri di awal 2005 merupakan bukti kuat jika Amerika Serikat mempunyai unsur dengki kepada Suriah yang mana mampu menghapus dan memotong hutang luar negeri Suriah pada Negara-negara Eropa Timur yang muncul sejak era awal berkuasanya partai Baath melalui program penjadwalan kembali pembayaran hutang Suriah yang dimulai pada tahun 2004.
Lain halnya dengan pandangan FGD lainnya yaitu ada yang membela kelompok oposisi dan ada pula yang membela kelompok pemerintah. Beberapa pendapat dari yang membela kelompok oposisi dan yang membela kelompok pemerintahan antara lain:
·         500, saya tidak setuju dengan perang yang terjadi di Suriah karena Negara-negara Eropa serta Rusia hanya ingin mencampuri tangani atau menghancurkan Suriah. Dengan adanya bantuan dari Amerika Serikat hanya menjadi kambing hitam serta membuat kekacauan di Suriah jelas-jelas Suriah adalah Negara Islam dan Amerika adalah Negara minoritas Islam.
·         338, saya setuju dengan tindakan yang diambil oleh Amerika yaitu ingin memperbaiki atau mendamaikan Suriah. Imperialisme disini yaitu dimana Negara besar berhak memegang Negara tertentu. Maka dari itu Amerika turut campur tangan dengan permasalah di Suriah. Amerika menentang ideology dari Suriah bukan karena dia dengki dengan sumber daya alam yang dimiliki tapi terdapat gerakan ISIS yang ingin di musnahkan. Mengingat kondisi Suriah sekarang ini sangat mengkhawatirkan jadi sangat membutuhkan bantuan dari Negara lain.
·         122, konflik di Suriah ini sudah lama bergejolak di permasalahn ini ada pihak oposisi dan pihak pemerintah. Adanya penjajahan dari imperialisme dimana Negara lain ingin mencari keuntungan dari pergolakan ini. Perang ini diawali dengan perang saudara  dengan 3 target dari kelompok oposisi yaitu ingin menghancurkan Suriah, ingin menjatuhkan islam di mata dunia, ingin menghapuskan islam di Negara-negara Eropa.
·         674, saya lebih setuju dengan pemerintah karena dipemerintahan Bashar Al-Assad mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dengan investasilokal yang lebih didahulukan, dank arena piha Amerika Serikat tidak ingin dikalah dengan adanya kerja sama yang dimilki oleh Suriah dan Rusia.
·         119, saya setuju dengan pihak oposisi untuk menurunkan pihak pemerintahan karena ini akan membawa suriah kearah yang lebih baik. Hanya saja yang tidak saya sepakati yaitu adanya campur tangan dari Negara lain.
·         592,  pada permaslahan ini pemerinth didukung oleh pihak Rusia dan adanya pihak syia sehingga saya tidak setuju dengan pihak pemrintah. Karena pada pihak oposisi yaitu kelompok anti pemerintah ingin menjadikan Suriah menjadi lebih baik.
Dari permasalahan ini solusi yang tepat yaitu Suriah sebaiknya menyelesaikan permasalahan internalnya tanpa memperdulikan dari Negara lain yang berniat ingin membantu menyelesaikan permasalahnnya.  Suriah juga harus bisa bersikap tegas menentang atau menolak campur tangan Negara lain. Kesimpulan yang bisa kita ambil yaitu selesaikan masalah ini dengan tidak melibatkan gencatan senjata karena bercermin pada korban yang telah banyak gugur. Pihak yang berhak untuk mendamaikan Negara yang sedang konflik yaitu PBB karena kita ketahui salah satu dari tugas PBB yaitu menjaga perdamaian dunia, maka dari itu Negara-negara lain tidak berhak untuk campur tangan apalagi bagi Negara yang memiliki latar belakang konflik sejak awal.

Sumber Referensi

Darmayana Hiski. 13 Juli 2013. Konflik Suriah dan Skenaario Imperalis Barat (Online), (http://www.berdikarionline.com/konflik-suriah-dan-intervensi-imperialis-barat/ , diakses 22 maret 2016)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar